Secara historis, Margajaya merepresentasikan hasil transformasi desa‑desa lama (Margadanu–Cikaso) yang terkonfirmasi dalam pembacaan peta kolonial dan tradisi toponimi Priangan. Tahun 1992 menjadi titik penting ketika Kecamatan Sukadana berdiri dan Margajaya diteguhkan sebagai desa inti. Jejak Islamisasi abad ke‑16/17 menandai lanskap budaya–religiusnya hingga kini. Infrastruktur koridor Gardu–Cisaga memperkuat integrasi ekonomi dan sosial Margajaya dalam jaringan kecamatan.